Apa Sih Bedanya Ta'aruf Dengan Pacaran ?

Perbedaan antara Ta'aruf dengan pacaran dalam islam sangat jelas berbeda makna dan tujuannya. Dalam islam untuk menyatukan dua insan antara laki-laki dan wanita yang akan segera menikah dalam hubungan asmara cintanya yang halal yakni Ta'aruf ada tata cara dan hukumnya. 

Apa Sih Bedanya Ta'aruf Dengan Pacaran ?


PACARAN saat ini sudah menjadi sesuatu yang dianggap biasa bahkan di tengah-tengah kehidupan remaja muslim sekali pun. Ironi memang, ketika kegiatan pemicu zinah ini malah menjadi bagian dari gaya hidup remaja muslim kebanyakan. Padahal, Islam sama sekali tidak pernah mensyariatkan pacaran bagaimana pun bentuknya dan apa pun alasannya.

Hijab Copyright Pexels


Pacaran dalam hal ini merupakan proses perkenalan antara dua insan manusia yang katanya berada dalam rangkaian tahap pencarian kecocokan menuju kehidupan pernikahan. Namun, pada kenyataannya, penerapan proses tersebut masih sangat jauh dari tujuan yang sebenarnya. Seseorang yang belum cukup umur dan masih jauh dari kesiapan memenuhi persyaratan menuju pernikahan telah dengan nyata membiasakan tradisi yang semestinya tidak mereka lakukan.

Padahal, jika memang tujuannya untuk mencari kecocokan menuju kehidupan pernikahan, kenapa tidak kita melakukan ta’aruf?

Memang sebagian orang yang awam menganggap ta’aruf dan pacaran adalah sama. Namun yang sebenarnya, ta’aruf dan pacaran jelas berbeda dari berbagai sisi, perbedaan-perbedaan itu di antaranya:

Tujuan

• Ta’aruf : Mengenal calon istri atau suami, dengan harapan ketika ada kecocokan antara kedua belah pihak berlanjut dengan pernikahan.
• Pacaran : Mengenal calon pacar, dengan harapan ketika ada kecocokan antara kedua belah pihak berlanjut dengan pacaran (belum jelas berlanjut dengan pernikahan atau tidak), dan pacaran lebih kepada kenikmatan sesaat, zina, dan maksiat.

Waktu dimulai

• Ta’aruf : Saat calon suami dan calon istri sudah merasa bahwa menikah adalah suatu kebutuhan, dan sudah siap secara fisik, mental, serta materi.
• Pacaran : Tidak mengenal batasan umur, kanak-kanak, remaja, pemuda, bahkan orang yang sudah menikah pun masih doyan dengan yang namanya pacaran.

Pertemuan

• Ta’aruf : Pertemuan di lakukan sesuai dengan adab bertamu biasa di rumah sang calon atau di tempat pertemuan lainya dengan tidak melanggar syari’at Islam sesuai yang telah di tentukan Allah dan Rasul-Nya.
• Pacaran : Pertemuan di lakukan secara bebas tidak ada aturan, misalnya jumlah orang, berdua, bertiga, atau berapapun itu, kemudian tempat bertemu, di tempat sepi maupun di tempat ramai, serta waktu, pagi, siang, sore, ataupun malam.

Masa waktu (lama)

• Ta’aruf : Ketika sudah tidak ada lagi keraguan di kedua belah pihak, lebih cepat lebih baik, dan ketika informasi sudah cukup (bisa sehari, seminggu, sebulan) dapat di langsungkan pernikahan.
• Pacaran : Bisa seminggu, sebulan, setahun, bahkan berpuluh-puluh tahun. Tapi akhirnya di tinggalin juga.

Saat tidak ada kecocokan ketika proses

• Ta’aruf : Salah satu pihak bisa menyatakan tidak ada kecocokan, dan proses stop harus dilakukan dengan cara yang baik.
• Pacaran : Salah satu pihak bisa menyatakan tidak ada kecocokan, dan proses stop dilakukan dengan cara yang tidak baik, sehingga dapat menimbulkan permusuhan. PUTUS

Nah, setelah mengetahui perbedaan-perbedaan antara pacaran dengan ta’aruf, yakin nih masih mau pacaran? [islampos]


Advertisment

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Apa Sih Bedanya Ta'aruf Dengan Pacaran ?"

Post a Comment