Istigfar Untuk Masa Lalu Bersyukur Hidup Masa Kini Berdoa Untuk Masa Depan

SejatinyaJomblo  - Menarilah dan terus tertawa walau dunia tak seindah surga, bersyukurlah pada yang kuasa cinta kita didunia. Seperti syair lagunya Nidji, Inilah kehidupan berbagai romantika kejadian yang harus di ambil atas segala resiko yang ada dan patut kita rangkul untuk mensyukuri nikmat dan segala rahmat kasih sayangnya. Sebuah lagu yang dinyanyikan sebagai rasa semangat untuk tumbuh dan sebagai penghibur hati dikala sedang jenuh sebagai anugrah yang kita gunakan. Ada kalanya suatu kehidupan tak sesuai harapan dan keadaan, maka ketahuilah bahwa kehidupan merupakan sebuah kesempatan yang harus dipakai. Berbuat kebaikan atau diamlah itu lebih baik lagi dan jangan pernah lalai untuk berbuat kebaikan dalam segala hal.



"Janganlah bersedih, bahagiamu tak pantas untuk hilang. Tersenyumlah untuk apa yang terjadi dan berdirilah dalam hijrahnya dan mulailah menari kembali".

"Jadikanlah dirimu sebagai lautan yang luas, apapun kejadian itu harus terima dengan tawakal dan iman yang tebal".

"Dan janganlah kamu tunjukan kedua matamu kepada apa yang telah kami berikan kepada golongan-golongan dari mereka, sebagai bunga kehidupan dunia untuk kami cobai mereka dengannya. Dan karunia Tuhan kamu adalah lebih baik dan lebih kekal."(Qs. Thaahaa,20:131)


"Berusaha untuk menyatukan. Namun tetap Allah lah yang memadukan hati dan yang mempersatukan hati-hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak akan dapat mempersatukan hati-hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati-hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. " (Al-Anfal:63)

Istigfar Untuk Masa Lalu Bersyukur Hidup Masa Kini Berdoa Untuk Masa Depan. Jika kamu ingin bahagia jangan biarkan masa lalu mengusik mu, kamu boleh melihat kebelakang sebagai kaca sepion saja, namun jangan membawanya kembali. Bahagia itu sederhana, cukup dengan bersyukur, bersyukur dan bersyukurlah pada yang kuasa walaupun kamu punya beban seberat apapun di pundakmu, seperti yang DIA ucapkan . " Maka nikmat Tuhanmu yang manakah kamu dustakan?" (Qs. Ar-Rahman:77)


Persahabatan tak terjalin dengan orang yang istimewa. Kita jadi istimewa karena bersahabat. Sahabatlah yang mengistimewakan kita. Setiap orang berbeda, unik dengan caranya. Kamu harus menghargainya, tapi tak berarti kamu harus menyukai semuanya. Tak peduli seberapa keras kamu mencoba, kamu tak akan pernah bisa menyangkal apa yang kamu rasa. Sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan tak kan pernah sia-sia. Kebaikan akan berbalas kebaikan.

Harapan itu seperti jalan di dalam hutan. Di sana tak pernah ada jalan. Tapi jika banyak orang menjalaninya, jalan itu menjadi ada. Karena waktu kan terus berjalan, belajarlah dari masa lalu, bersiaplah tuk masa depan, berikan yang terbaik untuk hari ini. Jangan lupa berikan senyuman terhadap sesama untuk mempererat talisilaturahmi dan menjaga ukuwah berbagi kebaikan dalam segala hal.
Advertisment

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Istigfar Untuk Masa Lalu Bersyukur Hidup Masa Kini Berdoa Untuk Masa Depan"

Post a Comment