Ketika Hujan Sendu Mendayu Seraya Menikmati Rintikmu Yang Menawan Hati

SejatinyaJomblo - Rintik hujan yang tak kalah sebanding atas rasa syukur dan nikmat sehat serta iman kepada Allah swt. Senantiasa selalu di iringi dengan alunan seperti lagu gemercik air di atas genting dengan suaranya sendu mendayu. Derasnya air hujan yang setiap kali turun dari langit dengan memberikan banyak manfaat bagi makhluk-Nya dan tumbuh-tumbuhan beserta tembikarnya. Menurut sebuah nasihat seseorang, karena hidup itu seperti roda yang terus berputar, kadang di bawah, kadang di atas. Hidup itu juga seperti cuaca yang kadang mendung, cerah dan kadang hujan turun. Ketika engkau sedang berada di bawah, nikmatilah setiap rintik hujan dalam hidupmu karena  roda kehidupan pasti akan terus berputar dan begitu pula sebaliknya. Maka hitunglah ada berapa banyak rintik hujan yang jatuh ke bumi, maka sebanyak itulah dan seberapa besarkah rasa syukur kepada Tuhanmu?

Ketika Hujan Sendu Mendayu Seraya Menikmati Rintikmu Yang Menawan Hati


Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui. (QS. Al-baqarah 22).

Kemudian sesudah itu Kami maafkan kesalahanmu, agar kamu bersyukur (QS. Al-baqarah 52).

”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ”Allahumma shoyyiban nafi’an” [Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat]” (HR. Bukhari)

Ketika Hujan Sendu Mendayu Seraya Menikmati Rintikmu Yang Menawan Hati. Semoga dengan turunnya air hujan semakin membuat kita semakin bersyukur, bukan malah tambah mengeluh. Manfaatkanlah selagi sehat dan berdoalah kepada Allah Ta’ala untuk menyangkut urusan dunia dan akhirat. Jangan sia-siakan dalam setiap kesempatan untuk selalu mendoakan kebaikan diri, istri, anak, kerabat serta kaum muslimin lainnya.

Ketika Hujan Sendu Mendayu Seraya Menikmati Rintikmu Yang Menawan Hati


Sahabat SejatinyaJomblo, Janganlah mudah berputus asa saat menghadapi masalah yang besar karena tiap-tiap tetes air hujan yang jernih berasal dari awan mendung diatas langitnya. Semakin deras hujan air yang membasahimu, semakin indah pula pelangi lebih mewarnai dari apa yang akan kamu lihat. Ketika hujan, teruslah menari dan mencari karena ada pelangi yang indah menantimu. Karena akan selalu ada sinar setelah hujan turun adanya sinarnya mentari.


Demikian pulalah setelah air mata akan ada satu semangat senyuman yang indah. Milikilah senyuman selebar payung dan harapan sebesar lautan di saat hujan. Karena harapan untuk mejadi lebih baik dalam rasa syukur. Jadilah pelangi yang mampu menghiasi awan dan menghapus kesedihan orang lain. Ingatlah bahwa badai sekencang apapun tidak akan pernah berlangsung secara terus menerus. Hiduplah seperti tunas kecil yang sedang tumbuh berkembang dan berlomba – lomba dalam kebaikan untuk menampung berkah dari tiap tetes air hujan yang turun.

Sesungguhnya berlomba-lomba untuk mendapatkan kebaikan dan melakukan amal shalih adalah diperintahkan. Karena itu, hendaknya setiap muslim di zaman ini meniru para pendahulu mereka untuk selalu berlomba-lomba guna mendapatkan kebaikan dan untuk beramal shalih. Allah Ta’ala berfirman, “Tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan.” (QS. Al-Maidah: 48)

Seperti yang di jelaskan oleh voaislam, Ayat serupa yang memerintahkan kita agar bersegera dan berlomba-lomba dalam kebaikan dan beramal shalih sangat banyak. Dan siapa, di dunianya, lebih dahulu dalam kebaikan maka di akhriat pun akan menjadi orang yang lebih dahulu masuk surga. Dan orang-orang yang lebih dahulu dalam amal ketaatan akan memiliki kedudukan yang lebih tinggi.

Wallahualam....
Advertisment

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ketika Hujan Sendu Mendayu Seraya Menikmati Rintikmu Yang Menawan Hati"

Post a Comment