Kisah Ummu Muti'ah Wanita Pertama Masuk Surga Setelah Istri Rasulullah

SejatinyaJomblo - Belajar dan beribadah agar lebih semangat tentunya tidak ketinggalan untuk membaca buku. Seperti diantaranya kisah seorang wanita atau pun muslimah yang menginginkan hidup dengan nyaman dan bahagia tentu terlindungi. Sebagai gambaran sederhananya orang yang taat beribadah dan untuk menjalankan semua perintah-Nya seperti diantaranya yang dijanjikannya surga. Sebagaimana salah seorang yang berbuat baik kepada sesama tentu diimbangi dengan perbuatan-perbuatan yang mulia. Mencukupkan dengan cara sederhana saja untuk menyampaikan perkataan dan perbuatan yang baik pula. Secara sederhananya saja berbuat baik yang penting kebaikan dengan setulus hati.

Muslimah Copyright Unsplash



Seperti halnya kisah Ummu Muti'ah salah seorang wanita yang pertama masuk surga setelah istri  rasulullah. Dalam berbuat baik dapat dilakukan secara terang-terangan, menjadikan hidup lebih berarti bagi diri sendiri maupun orang lain yang menerima yang lebih bermanfaat. Sebagaimana mestinya belajar untuk bersabar melatih diri untuk tetap berbuat baik sebaiknya dilandasi dengan hati yang tulus dan ikhlas. Boleh saja jika salah seorang yang berbuat baik dengan melakukan kebaikan secara diam-diam. Nah seperti kisahnya Ummu Muti;ah, 


Sayyidah Fatimah az-Zahra yang merupakan putri kesayangan Rasulullah SAW. Walaupun putri seorang Rasul, Fatimah tidaklah manja, beliau memiliki budi pekerti yang mulia. Fatimah dikenal sebagai perempuan yang sederhana, sabar, tabah, dan taat kepada Allah SWT. 

Suatu ketika Fatimah bertanya kepada Rasulullah SAW, “Siapakah perempuan pertama yang memasuki surga setelah Ummahatul Mukminin setelah istri-istri Nabi SAW?” Rasulullah SAW mengatakan, “Wahai Fatimah, jika engkau ingin mengetahui perempuan pertama yang masuk surga setelah Ummul Mukminin, ia adalah Ummu Muti’ah.”.

Setelah mendengarkan jawaban Rasulullah SAW, membuat Fatimah penasaran dan mencari tahu amalan seperti apakah hingga membuatnya menjadi perempuan pilihan yang masuk surga pertama kali. Ada pun ada beberapa amalan yang penting untuk bisa dikerjakan untuk tepat berbuat baik. 

Untuk besok harinya, Fatimah pamit kepada suaminya mengunjungi kediamanUmmu Mutiah. Dia mengajak putranya Hasan. Setelah mengetuk pintu, memberikan ucapan salam yang santun, terdengar suara dari dalam rumah. Kemudian beliau bertanya, sapakah gerangan?

Fatimah menjawab, “Saya Fatimah, putri Rasulullah.”

Mutiah belum mau membuka pintu, malah balik bertanya, “Ada suatu hal yang ingin disampaikan?”

Fatimah menjawab, ingin bersilaturahmi. Dari dalam rumah Mutiah kembali bertanya, “Anda seorang diri atau bersama yang orang lain?”

“Saya bersama Hasan, putra saya,” jawab Fatimah dengan sabar.

“Mohon maaf, Fatimah,” , “Saya belum mendapat izin dari suami untuk menerima seorang atapun tamu laki-laki.”

“Akan tetapi Hasan masih seorang anak-anak,” balas Fatimah.

“Walaupun anak-anak, dia lelaki juga. Diperkenankan kembali jika sudah mendapatkan izin dari suami,” ucap Muti'ah.

Fatimah tidak bisa menolak. Setelah mengucapkan salam yang santun, beliau bersama Hasan pun meninggalkan kediaman Mutiah.


Seperti apakah isi pesan yang terkandung didalamnya dari kisah tersebut?
  1. Meminta izin kepada suami ketika hendak keluar rumah,
  2. Harus mendapatkan izin dari suami untuk menerima tamu seorang laki-laki,
  3. Berbusana atau berpakaian berdandan sangat rapi dan mengenakan pakaian terbaik yang dipunyai serta bau yang harum,
  4. Menyiapkan makanan dan minuman untuk dihadapkan kepada suami,
  5. Menjadi teladan dalam mengabdi dan berbakti kepada suaminya, sehingga menjadikannya sebagai wanita yang pertama kali masuk surga.


Wallahu a’lam.

Source: islami.co
Advertisment

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kisah Ummu Muti'ah Wanita Pertama Masuk Surga Setelah Istri Rasulullah"

Post a Comment