SejatinyaJomblo - Investasi emas adalah salah satu pilihan investasi yang populer karena dikenal sebagai pelindung nilai (hedge against inflation) dan cenderung stabil dalam jangka panjang. mas sangat ideal untuk investasi jangka panjang (minimal 1-2 tahun atau lebih) seperti untuk dana pendidikan anak, dana pensiun, atau tabungan pernikahan. Menjual dalam jangka waktu pendek seringkali tidak menguntungkan karena terpotong biaya administrasi/cetak. Meskipun stabil dalam jangka panjang, harga emas harian bisa berfluktuasi. Belilah saat harga sedang turun untuk mendapatkan harga terbaik. Pastikan Anda membeli dari lembaga atau platform yang resmi dan terdaftar (misalnya Antam, Pegadaian, atau platform investasi yang diawasi OJK).
 |
| Emas Antam/Shutterstock |
Investasi emas begitu meledak pesat, emas kian melesat usai menembus rekor tertinggi di atas Rp 2,6 juta per gram pada Oktober 2025. Apabila Anda termasuk salah satu yang hendak mempertimbangkan investasi emas, penting untuk memantau pergerakan harga emas agar bisa memutuskan pilihan dengan lebih bijak.
Menabung Emas Digital
Emas digital merupakan salah satu jenis emas sebesar 24 karat yang bisa disimpan secara digital. Dalam hal ini, investor bisa dapat membeli emas secara online tanpa harus memusingkan di mana emas tersebut harus disimpan. Oleh sebab itu, menabung emas digital menawarkan aspek fleksibilitas karena lebih leluasa secara finansial sebagai investor dibandingkan dengan menabung emas batangan.
Dengan menabung emas digital, para nasabah bisa membeli emas dalam waktu singkat, setelah mengunduh dan mendaftarkan diri sebagai nasabah. Anda juga bisa membuka rekening emas dengan datang ke kantor bank atau layanan keuangan. Setelahnya Anda bisa langsung melakukan integrasi ke dalam aplikasi tabungan emas yang Anda miliki.
 |
| Emas Digital/Shutterstock |
Dalam hal menabung emas digital menjadi pilihan investasi yang sangat baik, terutama untuk pemula dan yang memiliki modal kecil!
Menabung emas digital, sering juga disebut Tabungan Emas, adalah cara modern dan sangat praktis untuk berinvestasi pada komoditas emas. Anda bisa mulai menabung emas digital mulai dari Rp1.000 hingga Rp10.000 saja, atau setara dengan 0,001 gram emas. Ini membuatnya sangat terjangkau untuk siapa pun.
Proses jual beli (buyback) sangat mudah dan cepat, cukup lewat aplikasi di ponsel Anda, kapan saja, 24/7. Uang hasil penjualan bisa langsung masuk ke rekening bank Anda. Anda tidak perlu khawatir menyimpan emas fisik di rumah. Emas Anda disimpan aman oleh penyedia platform (pihak ketiga) dan terdaftar di lembaga pengawas seperti OJK atau BAPPEBTI.
Kekurangan Emas Digital
Meskipun unggul, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:
Tidak Berwujud Fisik: Anda tidak bisa melihat atau memegang emas Anda setiap hari, yang mungkin kurang memuaskan bagi sebagian orang.
Risiko Platform Digital: Meskipun diawasi, Anda tetap harus memastikan platform yang digunakan aman dari risiko siber (peretasan). Selalu gunakan platform yang legal dan terdaftar.
Platform Emas Digital Tepercaya di Indonesia
Pastikan Anda memilih layanan yang sudah dijamin keamanannya oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI).
| Platform | Minimal Pembelian (Rupiah) | Regulator | Catatan Utama |
| Pegadaian Digital | Mulai dari Rp5.000 | OJK | Pelopor Tabungan Emas, reputasi teruji. |
| Tokopedia Emas | Mulai dari Rp1.000 | OJK (via Pegadaian) | Praktis, terintegrasi dengan ekosistem belanja. |
| Shopee Emas | Mulai dari Rp1.000 | Bappebti (via Indogold) | Praktis, terintegrasi dengan ekosistem belanja. |
| Pluang/DANA Emas | Mulai dari Rp1.000 | Bappebti | Fitur lengkap dan modal sangat terjangkau. |
| Bareksa Emas | Mulai dari Rp50.000 | Bappebti | Afiliasi dengan Indogold dan Pegadaian. |
Emas Fisik
Ketika memiliki emas batangan atau emas fisik, tentu akan menghadirkan risiko tinggi jika hanya disimpan di rumah saja sebagai salah satu cara menabung emas. Maka dari itu, menabung emas fisik harus memiliki tempat penyimpanan yang aman.
 |
| Emas Kalung/Shutterstock |
Salah satu layanan yang biasa digunakan untuk menyimpan emas adalah safe deposit box atau brankas penyimpanan emas di bank atau di layanan keuangan milik pemerintah. Dalam penyewaan brankas emas, tentu ada nilai sewa atau uang yang harus dipersiapkan. Mengingat, biaya sewa dari cara menabung emas batangan ini cukup kompetitif.
 |
| Emas Gelang/Shutterstock |
Meski begitu, nasabah bisa menitipkan emas dalam jangka waktu yang lama dengan tingkat keamanan yang terjaga selama 24 jam. Selain itu, ada berbagai macam tempat yang bisa dipilih sesuai kebutuhan, jika ingin menabung emas fisik, mulai dari toko emas, atau pun bisa dibeli di perusahaan pelat merah seperti PT Aneka Tambang (Antam).
Anda bisa berinvestasi emas dalam beberapa cara:
1. Emas Fisik (Emas Batangan atau Koin):
2. Membeli langsung dari toko emas, Butik Emas Antam, atau Pegadaian.
Kelebihan: Anda memegang asetnya secara fisik.
Kekurangan: Perlu tempat penyimpanan yang aman (brankas, safe deposit box), dan ada potensi biaya cetak/sertifikasi saat membeli.
Tabungan Emas
Layanan penitipan emas (misalnya di Pegadaian atau platform digital). Anda membeli emas dalam satuan gram yang disimpan secara digital.
Kelebihan: Pembelian bisa dimulai dari jumlah yang sangat kecil (misalnya 0,01 gram), mudah diakses secara online, dan biaya pengelolaan rekening biasanya terjangkau.
Kekurangan: Jika ingin mencetak emas fisik, ada biaya cetak.
Emas Digital/Online
Berinvestasi melalui aplikasi atau marketplace yang menyediakan layanan jual beli emas.
Kelebihan: Sangat likuid (mudah dijual kapan saja) dan modal awal kecil.
Kekurangan: Emas tidak dipegang secara fisik (hanya tercatat).
Reksa Dana Emas atau ETF Emas:
Anda berinvestasi pada reksa dana yang portofolionya sebagian besar berisi aset-aset terkait emas (misalnya perusahaan tambang emas atau kontrak emas).
Kelebihan: Likuiditas tinggi dan diversifikasi.
Kekurangan: Anda tidak memiliki emas fisik atau saham individual
Post a Comment