10 Manfat Daun Keji Beling Untuk Kesehatan
SejatinyaJomblo - Daun keji beling (Strobilanthes crispus) atau yang sering disebut juga dengan "pecah beling" adalah tanaman obat yang sudah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Indonesia. Tanaman ini kaya akan mineral seperti kalium, kalsium, dan natrium, serta senyawa aktif seperti flavonoid dan polifenol. Berdasarkan artikel dilansir dari CNN Indonesia, daun keji beling (Strobilanthes crispus) dikenal sebagai tanaman herbal yang memiliki beragam khasiat karena kandungan senyawa aktifnya seperti saponin, flavonoid, polifenol, serta mineral penting seperti kalium.
![]() |
| Daun Keji Beling/Shutterstock |
Berikut adalah 8 manfaat daun keji beling untuk kesehatan sebagaimana dirangkum dari sumber tersebut:
1. Mengontrol Diabetes
Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun keji beling dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Senyawa aktif di dalamnya bekerja dengan cara menghambat penyerapan glukosa dan meningkatkan efektivitas insulin dalam tubuh.
![]() |
| Daun Keji Beling/Shutterstock |
Kandungan saponin dan steroid di dalamnya membantu menghambat penyerapan glukosa dalam tubuh. Hal ini efektif untuk mencegah lonjakan gula darah dan membantu pengelolaan diabetes.
2. Menghancurkan Batu Ginjal
Ini adalah manfaat yang paling populer. Kandungan kalium yang tinggi pada daun ini membantu melarutkan batu ginjal yang terbentuk dari kalsium oksalat. Sifat diuretiknya juga memicu produksi urine sehingga serpihan batu lebih mudah keluar.
![]() |
| Daun Keji Beling/Shutterstock |
Daun ini kaya akan kalium yang dapat membantu melarutkan batu ginjal (kalsium oksalat). Mineral ini bekerja dengan memutus ikatan kalsium sehingga kristal batu lebih mudah luruh dan keluar melalui urine.
3. Meredakan Gejala Wasir (Ambeien)
Daun keji beling mengandung zat antiradang yang dapat membantu mengecilkan pembengkakan pada pembuluh darah di area anus. Penggunaan rutin (sesuai dosis) dipercaya dapat mengurangi rasa nyeri dan pendarahan saat buang air besar. Sifat antiradang pada keji beling dapat mengurangi pembengkakan dan peradangan pada pembuluh darah di area anus, sehingga mengurangi rasa nyeri akibat wasir.
4. Menurunkan Tekanan Darah (Hipertensi)
Efek diuretik alami dari tanaman ini tidak hanya membantu ginjal, tetapi juga membantu mengeluarkan kelebihan garam dari tubuh. Hal ini secara langsung dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Efek diuretiknya membantu membuang kelebihan garam dan cairan melalui urine, yang berdampak pada menurunnya volume darah dan tekanan pada dinding pembuluh darah.
5. Menurunkan Kadar Kolesterol
Beberapa senyawa aktifnya diduga mampu meningkatkan metabolisme lemak dan menghambat penyerapan kolesterol jahat (LDL), sehingga baik untuk kesehatan jantung.
6. Berpotensi Melawan Kanker
Kandungan antioksidan yang tinggi membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker.
7. Menghambat Pertumbuhan Tumor
Selain kanker, senyawa flavonoid dalam daun ini juga diteliti memiliki potensi untuk menghambat pertumbuhan massa sel yang tidak normal atau tumor.
8. Meredakan Nyeri Haid
Sifat analgesik (pereda nyeri) dan kemampuannya melancarkan peredaran darah membuat daun ini sering digunakan untuk mengurangi kram atau nyeri saat datang bulan.
9. Sebagai Sumber Antioksidan Tinggi
Kandungan flavonoid dan polifenol di dalamnya berperan sebagai penangkal radikal bebas. Ini penting untuk mencegah kerusakan sel yang bisa memicu penyakit kronis, termasuk potensi pencegahan pertumbuhan sel tumor dan kanker.
10. Membantu Mengatasi Sembelit
Serat dan beberapa senyawa dalam daun ini dapat membantu melancarkan sistem pencernaan dan mempermudah proses buang air besar bagi penderita konstipasi.
Cara Umum Mengonsumsinya: Biasanya, daun keji beling diolah dengan cara merebus beberapa lembar daun segar yang telah dicuci bersih, kemudian air rebusannya diminum secara rutin.



Post a Comment