Arab Saudi Minta Pantau Hilal Syawal pada 18 Maret 2026
SejatinyaJomblo.com - Penentuan Lebaran Idul Fitri 1447 H (2026) di Indonesia saat ini tengah menjadi perhatian karena adanya potensi perbedaan tanggal antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan. Prediksi dari peneliti BRIN juga menunjukkan bahwa pada 19 Maret, posisi hilal kemungkinan besar belum memenuhi kriteria MABIMS (masih di bawah 3°), sehingga ada peluang kuat pemerintah menetapkan 1 Syawal pada hari Sabtu.
![]() |
| Ilustrasi Arab Saudi/Freepik |
Penentuan Idul Fitri 1447 H di Indonesia pada tahun 2026 ini memiliki dua kemungkinan tanggal, yaitu Jumat, 20 Maret 2026 atau Sabtu, 21 Maret 2026.
Arab Saudi Minta Pantau Hilal Syawal pada 18 Maret 2026
Mahkamah Agung Arab Saudi menyerukan kepada umat Muslim di seluruh Kerajaan Arab Saudi untuk mengamati hilal bulan Syawal pada Rabu malam, 18 Maret 2026.
![]() |
| Ilustrasi Arab Saudi/Freepik |
Dalam pengumuman resminya, pengadilan tersebut meminta siapa pun yang melihat hilal, baik dengan mata telanjang maupun menggunakan teropong, untuk segera melaporkannya ke pengadilan terdekat dan mendaftarkan kesaksiannya.
Lebaran di Arab Saudi
Dilansir di Arab News, Selasa (17/3/2026), pengadilan juga mengimbau masyarakat yang berhasil menyaksikan hilal agar menghubungi pusat terdekat untuk mendapatkan bantuan menuju pengadilan jika diperlukan.
![]() |
| Arab Saudi/Freepik |
Selain itu, Mahkamah Agung mendorong masyarakat yang mampu melakukan pengamatan hilal untuk bergabung dengan komite yang telah dibentuk di berbagai wilayah dan berpartisipasi dalam proses rukyatul hilal.
Kapan Idul Fitri di Indonesia?
1. Muhammadiyah
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada:
Tanggal: Jumat, 20 Maret 2026.
Metode: Hisab Hakiki Wujudul Hilal. Menurut perhitungan mereka, ijtimak (bulan baru) terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 dini hari, dan saat matahari terbenam di hari itu, hilal sudah berada di atas ufuk.
2. Pemerintah (Kementerian Agama) & NU
Pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) saat ini masih menunggu hasil Sidang Isbat. Namun, prediksi kuat mengarah ke:
Prediksi Tanggal: Sabtu, 21 Maret 2026.
Alasan: Berdasarkan data dari BMKG dan BRIN, posisi hilal pada Kamis petang (19 Maret) diperkirakan masih sangat rendah (di bawah 3 derajat) dan belum memenuhi kriteria MABIMS. Jika hilal tidak terlihat, maka bulan Ramadhan akan digenapkan menjadi 30 hari (istikmal).
Sidang Isbat: Akan dilaksanakan pada Kamis, 19 Maret 2026 mulai pukul 16.00 WIB.
Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI belum menetapkan secara resmi kapan Lebaran 2026. Pemerintah masih akan menentukan awal Syawal melalui sidang isbat yang akan digelar pada 29 Ramadhan mendatang atau bertepatan dengan Kamis (19/4/2026).
Berdasarkan kalender Hijriyah yang disusun pemerintah, 1 Syawal 1447 H diperkirakan jatuh pada Sabtu (21/3/2025). Kepastian tanggal tersebut akan ditentukan setelah pemerintah menerima laporan rukyatul hilal dari berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia.
“Diperkirakan Lebaran tanggal 21,” ujar Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, Arsad Hidayat saat ditemui usai diskusi di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (9/3/2026).
Jadwal Libur & Cuti Bersama
Tahun ini masa libur cukup panjang karena berhimpitan dengan Hari Raya Nyepi:
18 Maret: Cuti Bersama Nyepi
19 Maret: Libur Nasional Nyepi
20 Maret: Cuti Bersama Idul Fitri
21–22 Maret: Hari Raya Idul Fitri 1447 H
23–24 Maret: Cuti Bersama Idul Fitri



Post a Comment