Presiden RI Menyebut Alternatif Energi Seperti Sawit, Singkong, Jagung Dan Tebu

Table of Contents

Sejatinyajomblo.com - Menurut Prabowo, pemerintah sedang mengembangkan BBM dari sumber nabati, mulai dari kelapa sawit, singkong, jagung, dan tebu. Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia memiliki berbagai alternatif sumber energi di tengah krisis global, termasuk kemampuan memproduksi bahan bakar minyak (BBM) dari jagung dan tebu. Menurut Prabowo, Indonesia patut bersyukur karena masih punya alternatif energi, seperti sawit, singkong, jagung, dan tebu. 


(Dok. YouTube Sekretariat Presiden)

Dilansir dari Kompas.com, "Kita punya banyak alternatif. Kita yakin bahwa kita atasi masalah ini. Banyak negara dalam kondisi yang lebih menyedihkan daripada kita. Kita punya kelapa sawit yang sangat banyak. Kita punya nanti singkong yang cukup. Kita bisa dapat BBM dari jagung, dari tebu," ujar Prabowo dalam  Tasyakuran HUT ke-1 Danantara di Jakarta, Rabu (11/3/2026), dikutip dari Antara.

"Masalah BBM, bertahun-tahun saya perjuangkan swasembada energi. Kita memiliki karunia besar dari Yang Maha Kuasa bahwa kita nanti mampu kebutuhan BBM kita bukan dari impor luar negeri. Bahkan dari tanaman-tanaman kita, dari kelapa sawit, dari singkong, dari jagung, dari tebu," ujar Prabowo dalam pidatonya secara virtual, Senin (9/3/2026).

Dilansir dari DetikCom, Salah satu pengembangan BBM yang dilakukan adalah biodiesel dengan sumber kelapa sawit. Indonesia sudah berhasil menggunakan solar dengan campuran 40% minyak nabati dari kelapa sawit atau Bv40.

Rencananya, tahun ini Indonesia akan naik ke level berikutnya yaitu campuran minyak nabati 50% atau B50. Selain itu ada juga pengembangan bioetanol, yaitu campuran bensin dengan etanol yang dihasilkan dari tebu.

Sejauh ini sudah ada produk bensin Pertamax Green 95 yang dikeluarkan Pertamina dengan campuran 5-7% etanol. Rencananya, dalam beberapa tahun lagi campuran etanol akan ditambah jadi 10%.

Indonesia juga bergerak mengembangkan SAF atau sustainable aviation fuel (SAF), ini merupakan proyek pengganti avtur. Bahan bakar pesawat ini diolah dari minyak jelantah (Used Cooking Oil). SAF belum digunakan secara luas, namun uji coba penerbangan sudah dilakukan.

Sejatinya Jomblo PT. Berita Kapan Digital

Post a Comment

Iklan Scroll Untuk Melanjutkan
Iklan Scroll Untuk Melanjutkan
Advertisement