5 Makanan Kaya Antioksidan Dapat Membantu Polusi Udara Agar Bersih

Table of Contents

Sejatinyajomblo.com - Antioksidan merupakan senyawa penting yang bertugas menetralkan radikal bebas—molekul tidak stabil yang dapat merusak sel-sel tubuh dan memicu timbulnya berbagai penyakit kronis seperti jantung, diabetes, hingga kanker. Radikal bebas ini dapat terbentuk secara alami melalui proses metabolisme tubuh, maupun dari faktor eksternal seperti polusi udara, paparan sinar ultraviolet (UV), asap rokok, dan pola makan yang tidak sehat.


Ilustrasi Vitamin E/Sejatinyajomblo.com/Magnific


Antioksidan pun sebenarnya tidak sulit ditemukan. Sejumlah makanan yang dikonsumsi sehari-hari mengandung vitamin dan senyawa dengan aktivitas antioksidan. Berikut jenis vitamin yang bagus untuk tubuh saat polusi udara 'mengamuk':


1. Vitamin C

Vitamin C merupakan salah satu vitamin yang memiliki aktivitas antioksidan dan berperan dalam mendukung sistem pertahanan tubuh. Sumber vitamin C cukup beragam, mulai dari jeruk, jambu biji, kiwi, stroberi, dan pepaya hingga paprika, brokoli, dan tomat.

2. Vitamin E

Vitamin E merupakan kelompok senyawa yang larut dalam lemak dan memiliki aktivitas antioksidan. Nutrisi ini dapat ditemukan dalam sejumlah makanan, seperti kacang almond, biji bunga matahari, kacang-kacangan, minyak nabati, alpukat, dan sayuran hijau. Vitamin E juga menjadi salah satu nutrisi yang cukup banyak diteliti terkait dampak paparan polusi udara.

3. Karotenoid dan likopen

Mengutip studi dalam Nutrients, karotenoid merupakan pigmen alami yang ditemukan pada tumbuhan. Beberapa jenis karotenoid memiliki aktivitas antioksidan. Sumber karotenoid juga dapat dikenali dari warna makanan. Beta-karoten, misalnya, banyak ditemukan pada wortel, ubi jalar, dan labu.

Sementara itu, likopen banyak terdapat pada tomat dan semangka. Ada pula lutein dan zeaksantin yang dapat ditemukan dalam bayam serta berbagai sayuran hijau. Sejumlah penelitian menunjukkan potensi karotenoid dalam membantu melindungi tubuh dari dampak paparan polusi. Namun, bukti mengenai manfaat tersebut masih terus berkembang.

4. Polifenol dan flavonoid

Polifenol dan flavonoid merupakan kelompok senyawa yang banyak ditemukan dalam makanan sehari-hari. Sumbernya antara lain buah-buahan, sayuran, teh, kakao, kopi, kacang-kacangan, dan rempah-rempah.

Keduanya menarik perhatian peneliti karena memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi yang berpotensi membantu tubuh menghadapi proses biologis yang berkaitan dengan paparan polusi.

5. Sulforafana

Berbeda dari vitamin, sulforafana merupakan senyawa yang banyak ditemukan pada sayuran kelompok cruciferous, terutama brokoli dan broccoli sprouts atau kecambah brokoli. Senyawa ini dapat memengaruhi salah satu sistem pertahanan antioksidan di dalam sel. Karena itu, sulforafana juga menjadi salah satu senyawa yang diteliti dalam kaitannya dengan respons tubuh terhadap paparan lingkungan.

Sejatinya Jomblo PT. Berita Kapan Digital

Post a Comment

Advertisement
Advertisment
Advertisment